Bageng, 5 November 2025 – Yayasan As-Salafiyah Bageng Gembong menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba secara khusus untuk siswa SMPQT dan SMAQT As-Salafiyah. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Lembaga Anti Narkoba (MaPaN), Bapak Budi S., ini digelar di Aula Utama Pondok Pesantren Salafiyah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kedua jenjang pendidikan tersebut.
Sosialisasi Interaktif dan Mendalam

Acara yang berlangsung selama tiga jam ini diselenggarakan secara khusus untuk siswa SMPQT dan SMAQT, dengan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan usia remaja. Bapak Budi S. dari MaPaN memberikan pemaparan komprehensif tentang jenis-jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan dan masa depan, serta strategi praktis menolak penyalahgunaan narkoba.
“Usia remaja merupakan masa yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk narkoba. Kami sengaja menyasar siswa SMP dan SMA karena mereka berada dalam fase pencarian jati diri yang perlu dilindungi dari ancaman narkoba,” jelas Budi S.
Keterlibatan Aktif Siswa
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari para siswa. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, menunjukkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap bahaya narkoba. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan kritis tentang cara mengenali peredaran narkoba dan strategi menghindarinya.
KH. Rusydi Achmadi, S.Pd.I., Ketua Yayasan As-Salafiyah, dalam sambutannya menekankan, “Kami secara khusus menyelenggarakan acara ini untuk siswa SMPQT dan SMAQT karena merekalah yang paling rentan terhadap pengaruh pergaulan negatif. Pendidikan anti narkoba harus menjadi prioritas.”

Pendekatan Sesuai Usia Remaja
Materi sosialisasi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik remaja, menggunakan media visual yang menarik dan contoh-contoh kasus yang relevan dengan dunia pelajar. Teknik role play juga digunakan untuk melatih kemampuan siswa dalam menolak tawaran narkoba.
Eva Zulaeha, M.Pd., Kepala SMPQT As-Salafiyah, menyatakan, “Kami melihat respons yang sangat positif dari siswa-siswi kami. Materi yang disampaikan sesuai dengan tingkat perkembangan mereka dan mudah dipahami.”
Komitmen Sekolah dalam Pencegahan
Arsyad, S.Pd.I., Kepala SMAQT As-Salafiyah, menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas narkoba. “Sebagai sekolah yang bertanggung jawab, kami akan terus memantau dan membimbing siswa-siswi kami. Program ini akan kami integrasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan bimbingan konseling.”
Penutup
Kegiatan sosialisasi khusus untuk siswa SMPQT dan SMAQT ini diharapkan dapat membentengi generasi muda dari ancaman narkoba. Yayasan As-Salafiyah berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program pencegahan yang terfokus dan berkelanjutan.
Kontak untuk Informasi Lebih Lanjut:
Ibu Sofi (Humas Yayasan As-Salafiyah)
📞 0856-0184-8819
Tentang Yayasan As-Salafiyah Bageng Gembong:
Yayasan As-Salafiyah Bageng Gembong merupakan lembaga pendidikan islam yang menaungi Pondok Pesantren Salafiyah, SMPQT As-Salafiyah, SMAQT As-Salafiyah, dan Madrasah Diniyah Salafiyah. Berkomitmen mencetak generasi muda yang bebas narkoba dan berakhlak mulia.